Luwu Raya, Sulsel — Pengurus Pusat Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu (PP IPMIL) mendesak PJ Gubernur Sulsel bersama Forkopimda Sulsel turun ke Luwu memberi solusi kongkrit bagi masyarakat yang terkena banjir dan longsor.
Yandi selaku Ketua PP IPMIL menyampaikan musibah banjir yang melanda Kabupaten Luwu dan Luwu Utara Provinsi Sulawesi Selatan sangat berdampak besar.
“Musibah ini sangat berdampak besar terhadap masyarakat Luwu Raya. Pasalnya, dampak banjir meluluh lantakkan jantung pertahanan masyarakat khususnya di sektor pertanian dan perkebunan,” ungkapnya, Jumat, 3 Mei 2024.
Bahkan, kata dia, kondisi terkini di Kabupaten Luwu, ribuan rumah warga terendam, ratusan rusak dan puluhan tertimbun longsor. Di kabarkan sudah 5 orang meninggal dunia. “Kami mendesak Forkopimda Sulsel segera turun ke lokasi banjir di Kabupaten Luwu,” tegasnya.
Yandi menyesalkan di bawah kepemimpinan Penjabat (Pj) Gubernur sulsel, Dr. Bahtiar, terkesan sangat lambat bertindak mengantisipasi hal tersebut.
“Sampai sekarang di lokasi banjir (Pj) Gubernur Sulsel tidak pernah kelihatan baik di Luwu Utara maupun di Luwu kami nilai hanya menutup mata dan duduk manis melihat bencana melanda masyarakat Luwu Raya,” lanjutnya.
Senada dengan itu, mantan Sekjend PP IPMIL,
Arman mengatakan Pj Gubernur Sulsel dan mantan Gubernur Sulsel sangat jauh perbedaan dalam kepedulian dan penanganan banjir di Sulsel khususnya di Luwu Raya.
“Di era pak Andi Sudirman Sulaiman koordinasi yang di kedepankan ke semua stakeholder bahkan organisasi daerah mahasiswa Sulsel kadang dilibatkan seperti IPMIL, sehingga ada gerakan yang cepat dilakukan dan soluktif,” imbuhnya.
“Gerakan strategis dilakukan langsung turun ke lapangan melihat apa masalahnya dan apa di butuhkan masyarakat bahkan kalau perlu (Pj) Gubernur Sulsel hadir membawa bantuan, melakukan normalisasi sungai dibeberapa titik, beri bantuan rumah bagi warga kehilangan rumah dan yang rusak parah yang ada di Luwu dan Luwu Utara. Langkah-langkah seperti itu mesti Pj Gubernur banyak belajar sama mantan gubernur Sulsel sebelumnya,” tutupnya. (*)











Komentar