oleh

Tutup Pelatihan Berbasis Kompetensi, Kalapas Parepare Serahkan Sertifikat kepada 48 Warga Binaan

Parepare, Sulsel – Lapas Kelas IIA Parepare melakukan penyerahan sertifikat kompetensi kepada 48 orang warga binaan pemasyarakatan dalam bidang barista, menjahit, dan teknisi AC.

Kegiatan itu berlangsung di Aula Lapas Kelas IIA Parepare. Kamis, 7/11/2024.

Hadir Kepala Lapas Kelas IIA Parepare, Totok Budiyanto, Asisten III Pemkot Parepare Eko Wahyu Aryadi dan sejumlah undangan lainnya.

Kepala Lapas Kelas IIA Parepare, Totok Budiyanto mengatakan program pelatihan tersebut merupakan hasil kerja sama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Pangkajene Kepulauan.

Acara penutupan dan penyerahan sertifikat dihadiri oleh perwakilan dari berbagai instansi, termasuk Dinas Sosial, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Ketenagakerjaan, serta Dinas Pertanian, Kelautan, dan Perikanan.

“Program ini adalah implementasi dari arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yang menekankan pada penguatan ketahanan pangan dan peningkatan UMKM,” jelas Totok.

Ke depannya, pihak Lapas berencana mengembangkan program pelatihan pertanian, khususnya hidroponik, mengingat keterbatasan lahan yang tersedia.

“Meski lahan kami terbatas, sistem hidroponik bisa menjadi solusi untuk mendukung program ketahanan pangan,” tambahnya.

Kehadiran Dinas Sosial dan Dinas Ketenagakerjaan dalam acara ini juga memiliki tujuan strategis untuk memfasilitasi bantuan peralatan dan permodalan bagi para warga binaan setelah menyelesaikan masa tahanan.

“Harapan kami, setelah mereka (warga binaan) kembali ke tengah masyarakat, mereka memiliki soft skill yang memadai untuk memulai industri rumah tangga atau UMKM sendiri,” ujarnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, akan diadakan rapat lanjutan guna membahas implementasi program bantuan yang ditargetkan terealisasi pada tahun 2025. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed