Barru, Sulsel – Seorang pendaki yang diduga mengalami kesurupan saat melakukan pendakian di kawasan Gunung Nepo, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, berhasil dievakuasi oleh tim gabungan pada Sabtu (30/5/2026).
Proses evakuasi dilakukan oleh Tim SAR Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulsel bersama sejumlah unsur terkait, yakni BPBD, Basarnas, Damkar, dan relawan setempat.
Tim gabungan bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan adanya seorang pendaki yang mengalami kondisi tidak sadar saat berada di jalur pendakian Gunung Nepo.
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan penanganan awal terhadap korban dan memastikan kondisi kesehatannya. Mengingat medan yang cukup terjal dan lokasi korban berada di kawasan pegunungan, proses evakuasi dilakukan secara hati-hati untuk menjamin keselamatan korban maupun personel yang bertugas.
Komandan Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulsel, Kompol Ramli, mengatakan pihaknya segera mengerahkan personel untuk berkoordinasi dengan seluruh unsur SAR guna mempercepat proses evakuasi.
“Kami bergerak cepat setelah menerima informasi adanya pendaki yang membutuhkan bantuan. Bersama seluruh unsur SAR yang terlibat, proses evakuasi dapat dilaksanakan dengan aman dan lancar,” ujar Ramli.
Berkat sinergi dan kerja sama antarinstansi, korban akhirnya berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian dan dibawa ke tempat yang lebih aman untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Ramli menambahkan, keberhasilan evakuasi tersebut menunjukkan kesiapsiagaan serta kolaborasi yang baik antara berbagai instansi dalam menangani kondisi darurat, khususnya di wilayah pegunungan.
Sementara itu, pihak terkait mengimbau masyarakat yang hendak melakukan pendakian agar mempersiapkan kondisi fisik dan mental dengan baik, mematuhi aturan pendakian, serta selalu mengutamakan keselamatan selama berada di jalur pendakian.
Korban dilaporkan berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan selanjutnya menjalani pemeriksaan kesehatan serta pendampingan oleh tim yang bertugas. (*)











Komentar